Kamis, 12 Maret 2009

Jenggot Yang Keren

Ada cerita menarik ketika saya bertemu teman lama (teman se-SMP di Xaverius 1 Palembang). Dia termasuk golongan orang-orang yang beruntung bisa berteman dengan saya hehe.. narcis abis euy :p huek huek...

Dia pangling lihat saya koq makin tua makin keren yaa hehe... sudah bawaan narcis, susah ngilanginnya. Dia tanya.. sejak kapan kau jadi teroris Kie, sambil cengar-cengir kaya kambing :) Sesama kambing dilarang saling menghina :p Intinya, dia nanya tentang jenggotku yang keren itu lho... :)

Ok, serius sedikit... Definisi jenggot yang dalam bahasa arab disebut lihyah adalah rambut yang tumbuh di pipi dan dagu (di bawah bibir). Hukum memelihara jenggot bagi kaum muslimin yang telah baligh & berakal adalah wajib. Itu karena Nabi Muhammad saw telah memerintahkannya untuk dipelihara serta melarang mencukurnya.

Bagi yang tidak punya jenggot jangan berkecil hati. Karena perintahnya adalah memelihara jenggot (artinya kalau ada), bukan diperintahkan harus berjenggot.. paham ya! :)

Dari Ibnu 'Umar ra, dari Nabi saw, “Sungguh beliau memerintahkan untuk mencukur kumis & memelihara jenggot.” (HR. Muslim)

Cukurlah kumis, biarkanlah jenggot, selisihilah orang-orang Majusi (HR. Muslim)

Dalam hadis ini rasulullah saw memerintahkan untuk memelihara jenggot & selisihi orang-orang majusi. Kenapa selisihi majusi & bukan ahli kitab??? Itu karena orang-orang majusi (penyembah api) mencukur jenggotnya. Sementara ahli kitab (yahudi & nashrani) pada waktu itu memelihara jenggot. Demikianlah perbuatan/sunnahnya nabi-nabi yang diceritakan di dalam Alquran. Begitupun dalam sejarah dikisahkan tentang jenggotnya Nabi Musa as & sahabatnya Harun as, Nabi Isa as, Nabi Muhammad saw beserta para sahabatnya ra, termasuk juga para imam-imam mazhab yang empat.

Akhi.. perlu diketahui tentang masalah ini terdapat banyak ayat & hadis yang menyatakan bahwa seseorang tidak akan menjadi muslim yang hakiki hingga berpegang teguh kepada Alquran & Sunnah dalam berbagai urusan hidup. Baik berkaitan dengan masalah aqidah, amal-amal wajib, zikir & doa, dengan penuh ridho, tunduk & ikhlas lahir batin. Muslim hakiki mengedepankan sabda Nabi dari pada perkataan manusia di seluruh penjuru dunia, tanpa membedakan antara sabda Nabi saw yang dianggap penting ataupun remeh. Ajaran Islam adalah sebuah kesatuan yang tidak bisa dipisah-pisahkan. Banyak perkara yang dianggap remeh dalam pandangan sebagian orang ternyata merupakan hal yang penting dalam pandangan Allah swt.

Kalian menyangkanya remeh, padahal hal tersebut dalam pandangan Allah adalah hal penting. (an Nur: 15)

Bila ini disadari, maka perlu kita ketahui bahwa mencukur jenggot adalah perkara yang banyak dilakukan kaum muslimin saat ini. Perbuatan tersebut merupakan sebuah pelanggaran terang-terangan terhadap petunjuk Nabi, baik yang berupa ucapan maupun perbuatan beliau.

Barangsiapa durhaka kepada Allah & Rasul-Nya maka sungguh untuknya neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. (al Jin: 23)

Mencukur jenggot, adalah suatu hal baru dalam kehidupan umat Islam. Sebagai bukti, cobalah antum buka kitab-kitab sejarah umat Islam, adakah ditemukan ulama atau imam-imam umat Islam yang mencukur jenggotnya..?!? Akhi.. penyimpangan ini hanya kita kenal melalui orang-orang non-Islam ketika menjajah negeri kaum muslimin atau ketika kaum muslimin yang bepergian ke negara-negara non muslim. Akhirnya, akal mereka pun terjajah sehingga mereka berpaling dari jalan yang ditempuh oleh generasi awal Islam (Nabi, para sahabat, para Imam mazhab & pengikut-pengikutnya yang setia hingga akhir zaman), lalu mereka merasa malu dengan Islam & berbangga bila menyelisihinya.. astaghfirullah...

Barangsiapa membenci sunnahku maka dia tidak termasuk golonganku. (HR. Bukhari & Muslim)

Barangsiapa menyerupai suatu golongan maka dia termasuk golongan mereka. (HR. Abu Dawud & Ahmad, Shahih)

Tidak termasuk golongan kita orang yang melakukan kebiasaan orang kafir. (Shahih al Jami' no. 5439)

Setiap umatku dosanya akan dimaafkan kecuali orang yang berbuat dosa secara terang-terangan. (HR. Bukhari)

Termasuk jalan/manhaj orang-orang yang beriman adalah prinsip bahwa seorang muslim memiliki ciri khas dalam penampilan sebagaimana ia juga memiliki ciri khas dalam masalah keyakinan & tingkah laku.

4 komentar:

sinauislam mengatakan...

Ada yang kurang Pak Rifki, jenggot ala pemusik rock alternatif ala Ahmad Dhani itu lho.. :)

Mampir juga ke blog saya Pak..

Rifkie Primartha mengatakan...

Oh iya ya.. tp kl dia dimasukkan juga takutnya nyerempet-nyerempet ke polygami hehe...

Rifkie Primartha mengatakan...

Oups... kirain siapa hehe...
piye kabarnya Pak Peddy ? :p
Kirain sudah tidak nge-blog lagi :)

coffeeoriental mengatakan...

Wew... mank ciri khas pak rifkie di jenggot ntuh :p~~

Blog Archive

About Me

Palembang, Indonesia
Dosen di Fasilkom Unsri, hobi membaca, berolah-raga, mendengarkan murattal, berdiskusi tentang spiritualitas & tentu saja tentang IT. Mencintai kebenaran & sangat ingin kita semua mengikutinya. Kegiatan saya selain mengajar adalah ngoprek linux. Distro yang sering saya oprek adalah Ubuntu, Fedora, OpenSuse & Mandriva. Mata kuliah yang menarik bagi saya adalah Jaringan Komputer & PBO dengan JAVA. Banyak yang mengira saya adalah anggota/simpatisan dari PKS atau LDII padahal tidaklah demikian. Jalan/cara beragama saya dulu adalah mengikuti tradisi seperti yasinan, tahlilan, ruwahan, mauludan, dll. Sekarang itu semua tinggal masa lalu semenjak saya belajar Islam yang dibawa oleh ustadz-ustadz yang belajar dari Timur Tengah, alumni Universitas Islam Madinah, sekitar Mei 1998. Sebelumnya saya juga telah mengenal pengajian JT sejak SMA & IM di awal-awal perkuliahan S1 di Unsri (th 1996).