Sabtu, 21 Februari 2009

Install OpenOffice.org 3 di Ubuntu

Beberapa hari yang lalu saya mendengar info dari teman (Mr. Yosef) bahwa OpenOffice.org 3 sudah rilis. Gatel tangan ini untuk segera menginstallnya di “Ubuntu yang Keren itu” hehe :)

Berikut adalah langkah-langkah “realistis” :p menginstalnya :

  1. Downloadlah file openoffice yang berakhiran .deb (Ooo_3.0.1_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz)

  2. Pastikan semua openoffice yang lama kita singkirkan.

    sudo apt-get remove openoffice*.*

  3. Selanjutnya di “yes” kan saja....

  4. extract file “ Ooo_3.0.1_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz”.

    sudo tar -zxvf Ooo_3.0.1_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz

  5. Nanti akan terbentuk direktori “OOO300_m9_native_packed-1_en-US.9358”

    masuklah ke direktori tersebut :

    cd OOO300_m9_native_packed-1_en-US.9358

  6. terus..

    cd DEBS

  7. lalu install semua..

    sudo dpkg -i*.deb

  8. setelah selesai, masuk ke direktori..

    cd desktop-integration, lalu ...

  9. sudo dpkg -i openoffice.org3.0-debian-menus_3.0-9354_all.deb

Anda sekarang sudah bisa menikmati OpenOffice 3, selamat menikmati :)

2 komentar:

Opik mengatakan...

Mbah, mantab... Ente ini emang bener-bener layak disebut simbah.

Rifkie Primartha mengatakan...

Di atas mbah masih banyak mbah-mbah yg lainnya :)
Bukan begitu mbah hehe...?!?

Blog Archive

About Me

Palembang, Indonesia
Dosen di Fasilkom Unsri, hobi membaca, berolah-raga, mendengarkan murattal, berdiskusi tentang spiritualitas & tentu saja tentang IT. Mencintai kebenaran & sangat ingin kita semua mengikutinya. Kegiatan saya selain mengajar adalah ngoprek linux. Distro yang sering saya oprek adalah Ubuntu, Fedora, OpenSuse & Mandriva. Mata kuliah yang menarik bagi saya adalah Jaringan Komputer & PBO dengan JAVA. Banyak yang mengira saya adalah anggota/simpatisan dari PKS atau LDII padahal tidaklah demikian. Jalan/cara beragama saya dulu adalah mengikuti tradisi seperti yasinan, tahlilan, ruwahan, mauludan, dll. Sekarang itu semua tinggal masa lalu semenjak saya belajar Islam yang dibawa oleh ustadz-ustadz yang belajar dari Timur Tengah, alumni Universitas Islam Madinah, sekitar Mei 1998. Sebelumnya saya juga telah mengenal pengajian JT sejak SMA & IM di awal-awal perkuliahan S1 di Unsri (th 1996).